4 Bahan Alami Untuk Mengobati Dan Menurunkan kadar Kolesterol tinggi

                                                                       

Kolesterol tinggi ialah kondisi ketika tingkat kolesterol dalam darah yang terlalu tinggi dan melampaui kadar yang dibutuhkan. Kolesterol adalah adalah sejenis senyawa lemak berlilin yang diproduksi di dalam hati dan sebagiannya didapatkan dari makanan yang kita konsumsi.Kolesterol tinggi dapat di akibatan karena kita mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol yang tinggi, kurangnya berolahraga dan bisa pula di sebabkan oleh faktor keturunan. Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan anda terkena risiko penyakit jantung, kolesterol tinggi adalah salah satu penyebab utama terjadinya penyakit jantung. Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi dapat memicu risiko penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.

Penyebab Kolesterol Tinggi 

  • Kurang berolahraga
  • Banyak mengkonsumsi minuman keras
  • Banyak merokok
  • Mengonsumsi makanan yang tidak sehat mengonsumsi makanan yang memiliki kadar lemak jenuh yang tinggi,seperti: jeroan, santan, daging kambing, udang, kulit ayam, cumi dan telur burung puyuh.

Efek negatif kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko, seperti:
  • Terserang serangan jantung
  • Stroke
  • Stroke ringan
  • Penyempitan ateri atau aterosklerosis
  • Penggumpalan darah di bagian tertentu
  • Rasa sakit di dada
  • Terkena penyakit jantung koroner 
Gejala Kolestrol
  • Merasakan berat di bagian tengkuk
  • Pegal di pundak
  • Kepala terasa berat
  • Sering merasakan kesemutan

Berikut ini bahan alami yang bisa anda konsumsi untuk menurunkan kolestrol tinggi, antara lain:


1. Amla atau buah malaka


Dalam buah amla banyak terkandung senyawa fenolik, vitamin C, mineral dan asam amino. Dalam Sebuah studi  yang diterbitkan di jurnal Indian Farmakologi, mereka membandingkan efek obat penurun kolesterol dengan amla. Hasilnya amla selain mengurangi kolesterol, amla juga dapat memberikan manfaat tambahan perlindungan terhadap aterosklerosis. Dengan mengonsumsi amla setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol jahat tapi juga mengurangi kerusakan akibat oksidasi. Konsumsilah satu sampai dua buah amla setiap hari untuk menurunkan kadar kolestrol yang tinggi.


2. Biji fenugreek


Benih methi kaya akan vitamin E dan memiliki khasiat antidiabetes, antiinflamasi, dan antioksidan. Saponin yang ditemukan di fenugreek membantu menghilangkan kolesterol dari tubuh dan seratnya membantu mengurangi sintesis di hati. Konsumsi secara teratur 1/2 sampai 1 sendok teh biji fenugreek setiap hari untuk menstabilkan dan menurunkan kolestrol tinggi.
 

 
3.Bawang Putih


Dalam Bawang putih terkandung asam amino, vitamin, mineral, dan senyawa organosulfur seperti allicin, ajoene, s-allylcysteine, s-ethylcysteine, dan diallylsulfide. Senyawa belerang ini berfungsi sebagai bahan aktif yang memberi manfaat terhadap penurunan kolestrol tinggi. Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan bahwa bawang putih efektif dalam menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL secara signifikan. Caranya konsumsilah 1/2 sampai 1 siung bawang putih setiap hari agar kadar kolesterol anda turun, bawang putih dapat menurunkan kadar klosestrol tinggi sampai 9%.

4. Teh Hijau




Studi telah membuktikan bahwa polifenol teh dapat menghambat penyerapan kolestrol di usus dan menghilangkannya. Teh hijau mengandung sumber polifenol yang kaya. Senyawa ini bisa memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi tubuh manusia. Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa seorang pria yang mengonsumsi teh hijau memiliki kadar kolestrol yang lebih rendah jika di bandingkan dengan pria yang tidak mengonsumsi teh hijau. Konsumsilah 2 sampai 3 gelas sehari teh hijau supaya kadar kolestrol dalam tubuh stabil dan menurun.


Pengertian Diabetes Melitus, penyebab, Gejala dan Penyembuhannya


Diabetes, atau yang disebut diabetes melitus,  adalah penyakit metabolik dimana kondisi tubuh memiliki glukosa darah yang tinggi (gula darah), disebabkan karena produksi insulin tidak memadai, atau karena sel tubuh tidak merespons insulin secara tepat, atau bisa terjadi karena kedua duanya. Penderita gula darah tinggi biasanya akan mengalami poliuria (sering buang air kecil), sehingga menyebabkan haus dan lapar. Diabetes bisa di sebabkan karena beberapa faktor, diantaranya:

Penyebab diabetes melitus secara umum, meliputi:


  1. Obesitas
  2. Jarang melakukan aktifitas olahraga
  3. Pola makan yang tidak teratur
  4. Kekurangan nutrisi tubuh
  5. Karena faktor genetik
  6. Terganggunya sistem imun dalam tubuh.  

Gejala diabetes yang paling umum terjadi, antara lain:


  1. Kenaikan Berat Badan.
  2. Penurunan berat badan yang tidak biasa atau tidak normal.
  3. Kelelahan.
  4. Sering buang air kecil.
  5. Luka yang tak kunjung sembuh.
  6. Mati rasa.
  7. Kesemutan di tangan dan kaki.
  8. Disfungsi ereksi pada kaum pria.
Jenis Diabetes

1) Diabetes tipe 1 
Diabetes tipe 1 terjadi karena tubuh tidak memproduksi insulin. Orang yang memiliki penyakit diabetes tipe 1 diperlukan suntikan insulin selama menjalani perawatan medis. Mereka juga harus mengontrol kadar glukosa darah dengan melakukan tes darah dan pengecakan secara rutin dan berkala.
2) Diabetes tipe 2 

Pada kasus ini tubuh  tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup sebagaimana fungsinya, atau terjadi karena sel dalam tubuh tidak bereaksi terhadap insulin (resistensi insulin). Kelebihan berat badan dan obesitas memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 jika  dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan sehat dan normal.

Penyembuhan Diabetes
Tipe 1  
  1. Pola makan yang sehat
  2. Berolahraga secara teratur
  3. Minum insulin
Tipe 2
  1. Diet sehat
  2. Banyak olahraga
  3. Menurunkan berat badan
  4. Mengontrol kadar glukosa darah 
  5. Mengkonsumsi insulin

Ketahui, Pengertian Alergi Makanan Secara Umum

Pengertian Alergi Makanan Yang Harus Kita Ketahui


Alergi makanan ialah sistem kekebalan tubuh seseorang yang menurun atau tidak normal ketika mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu.Alergi makanan bisa mempengaruhi kulit, saluran gastrointestinal, sistem pernapasan atau kardiovaskular. Ada banyak sekali jenis makanan yang  bisa menyebabkan terjadinya alergi, tapi ada beberapa jenis makanan tertentu yang mungkin lebih berbahaya yang dapat  menyebabkan terjadinya alergi jika dibanding dengan makanan yang lainnya.
Alergi memiliki komponen genetik, artinya dapat diturunkan dari orang tua ke anak. Jenis makan yang paling banyak menyebabkan alergi, antara lain:
  • Kacang Mete
  • Telur
  • Susu Sapi
  • Kerang
  • Beberapa jenis ikan
  • Kacang kedelai
Gejala Alergi Makanan

 

Gejala alergi makanan bisa dirasakan dari yang  ringan hingga yang berat dan dapat terjadi secara  tiba-tiba dan bisa berkembang dalam beberapa jam saja. Alergi makanan bisa sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa seseorang, terutama apabila saluran pernapasan terpengaruh. Oleh karena itu, para penderita penyakit asma sangat berisiko tinggi mengalami reaksi alergi yang berbahaya terhadap makanan.Gejala alergi di kategorikan kepada yang ringan dan yang parah.

Gejala ringan bisa meliputi:
  • Keram Perut
  • Diare
  • Bersin
  • Hidung tersumbat
  • Gatal
  • Mata berair
 
Gejala yang sudah parah atau akut meliputi:
  • Kesulitan bernapas
  • Gatal
  • Pusing
  • Pingsan
  • Mual
  • Muntah

Pengobatan Alergi

 

Seperti jenis alergi lainnya, menghindari makanan atau minuman tertentu merupakan obat yang paling mujarab dan terbaik. Siapapun yang mempunyai riwayat penyakit alergi makanan harus berhati-hati saat anda membeli makanan di manapun, baik itu di pasar, supermarket atau restoran untuk memastikan anda tidak terkena alergi. Sebagian besar alergi dapat ditangani dengan penghindaran, pengobatan, dan perubahan gaya hidup.

Apa itu Penyakit Kanker?

Pengertian Kanker

Kanker adalah pertumbuhan sel bizarre yang tidak terkontrol di dalam tubuh. Sel kanker juga disebut sel ganas. Kanker tumbuh dari sel dalam tubuh. Kanker adalah penyakit genetik, hal ini disebabkan oleh perubahan pada gen yang mengendalikan fungsi sel kita, terutama bagaimana mereka tumbuh dan membelah.Sel kanker dapat mempengaruhi sel normal, molekul, dan pembuluh darah yang mengelilinginya.

Kanker terjadi ketika bahan genetik sel menjadi berubah. Hal ini menyebabkan sel-sel tumbuh di luar kendali. Sel membelah terlalu cepat dan tidak mati dengan cara biasa.Secara garis besar penyakit kanker dapat dikelompokan ke dalam 2 jenis, yaitu:

Tumor kanker ganas

Yaitu menyebar ke dalam, atau menyerang, jaringan di dekatnya. Selain itu, saat tumor ini tumbuh, beberapa sel kanker ini dapat menyebar jauh ke dalam tubuh melalui darah atau sistem getah bening dan membentuk tumor baru yang jauh dari tumor aslinya.

Tumor jinak

Tumor jinak tidak menyebar ke dalam, atau menyerang. Tumor jinak kadang bisa cukup besar. Bila diangkat atau di buang, biasanya tidak tumbuh kembali.

Kanker bisa tumbuh dan berkembang di semua organ atau jaringan tubuh manusia, seperti pada paru-paru, usus besar, payudara, kulit, tulang, atau bahkan jaringan saraf otak manusia.

Penyebab terjadinya kanker, antara lain:

 


Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol
Masalah pada genetik
Kegemukan atau obesitas
Terlalu banyak paparan sinar matahari
Adanya Virus


Tiga jenis kanker yang paling umum ialah:

Kanker prostat
Kanker paru-paru
Kanker kolorektal

Kanker pada kulit, terdidri dari tiga jenis kanker yang paling umum ialah:

Kanker payudara
Kanker paru-paru
Kanker kolorektal

Beberapa jenis kanker lainnya ialah:

Kanker otak
Kanker serviks
Kanker ginjal
Kanker hati
Kanker ovarium
Kanker pankreas
Kanker testis
Kanker tiroid
Kanker rahim

Gejala Penyakit Kanker

 


Gejala kanker tergantung pada tipe dan lokasi kanker. Misalnya, kanker paru-paru bisa menyebabkan batuk, sesak napas, atau sakit dada. Kanker usus besar sering menyebabkan diare, konstipasi, dan darah di tinja.
Beberapa jenis kanker mungkin tidak memiliki gejala apapun. Pada kanker tertentu, seperti kanker pankreas, gejala sering tidak dimulai sampai penyakitnya mencapai stadium lanjut.

Gejala berikut mungkin terjadi pada beberapa jenis kanker seperti:

Panas dingin
Kelelahan
Demam
Kehilangan selera makan
Rasa tidak enak
Berkeringat malam
Penurunan berat badan

Pengobatan Atau Obat Penyakit Kanker

 


Pengobatan bervariasi berdasarkan jenis kanker dan stadiumnya. Tahapan kanker mengacu pada berapa banyak yang telah tumbuh dan apakah tumor telah menyebar dari lokasi asalnya.

Jika kanker berada di satu lokasi dan belum menyebar, pendekatan pengobatan yang paling umum adalah operasi untuk menyembuhkan kanker. Hal ini sering terjadi pada kanker kulit, juga kanker paru-paru, payudara, dan usus besar.
Beberapa jenis kanker membutuhkan kombinasi pengobatan. Limfoma, atau kanker kelenjar getah bening, jarang diobati dengan operasi. Kemoterapi, terapi radiasi, dan terapi nonsurgical lainnya sering digunakan.

Cara Mengobati Penyakit Kanker Dengan Berpuasa

Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan apabila kita seorang muslim melakukan ibadah dan kewajiban yang ada dalam salah satu agama yang ter...