7 Cara Pengobatan Kanker Otak, Pengertian, Gejala, Penyebab dan Macam-Macam Kanker Otak

Artikel kesehatan kali ini akan membahas seputar kanker otak, dimulai dari  pengertian kanker otak, penyebab kanker otak, gejala dari kanker otak serta tentang cara pengobatan kanker otak dan obat yang harus di gunakan untuk mengobati, menyembuhkan dan mengatasi kanker otak. Apa itu kanker otak? Kanker otak adalah tumor otak ganas yang bisa dengan cepat menyebar ke bagian tulang otak dan menyebar pula ke bagian tulang otak yang lain. Apa itu tumor otak ? Tumor otak adalah tidak terkendalinya dan pertumbuhan sel otak yang tidak normal, perkembangan tumor otak bermula dan berkembang dari suatu sel otak yang menyusun jaringan otak itu sendiri, dari saraf tulang belakang, bisa berkembang pula dari selaput yang melindungi otak. Ada dua jenis tumor otak, yaitu tumor otak ganas dan tumor otak jinak, tidak semua kanker otak mempunyai sifat ganas dan berbahaya. Tumor otak ganas bisa menyebar ke bagian yang lain serta berkembang dengan cepat, sedangkan tumor otak jinak dalam pertumbuhannya hanya secara perlahan dan tidak menyebar ke bagian otak yang lain.

Penyebab Kanker Otak

Secara umum kanker otak terjadi karena adanya penyebaran kanker yang berasal dari bagian organ tubuh manusia yang lainnya, dan disebarkan melalui peredaran aliran darah.

Di bawah ini adalah beberapa faktor penyebab yang dapat menimbulkan dan memicu seseorang bisa terkena kanker otak, diantaranya:
  1. Terkena atau terpapar zat kimia berbahaya.
  2. Adanya infeksi virus.
  3. Karena faktor usia.
  4. Jarang berolahraga.
  5. Obesitas.
  6. Faktor keturunan.
Kalau di lihat dari sumber atau asal kanker otak, tumor otak di bagi menjadi dua yaitu sekunder dan primer. Tumor otak sekunder ialah tumor otak yang berasal dari organ bagian tubuh lain yang menyebar sampai ke otak, sedangkan tumor otak primer muncul dan berasal dari organ otak itu sendiri. Tumor otak jika di lihat dari kecepatan dalam pertumbuhannya serta penyebarannya, tumor otak di bagi ke dalam empat tahap atau tingkat, diantaranya:
  1. Kanker otak yang masuk ke stadium satu dan dua: kanker otak ini kebanyakan mempunyai sifat yang jinak.
  2. Kanker otak yang masuk ke stadium tiga dan empat, umumnya kanker otak ini bersifat ganas dan berbahaya.

Gejala Kanker Otak


Ada beberapa gejala yang dirasakan secara umum apabila seseorang mengidap penyakit kanker otak, antara lain:
  1. Terganggunya penglihatan penderita kanker otak.
  2. Adanya gangguan pada saat berbicara.
  3. Gangguan pada saat berjalan.
  4. Mudah merasakan ngantuk.
  5. Sering muntah.
  6. Merasakan rasa lelah yang terlalu berlebihan.
  7. Terganggunya fungsi pendengaran.
  8. Terganggunya penglihatan penderita kanker otak.

Pengobatan Kanker Otak

Di bawah ini adalah cara pengobatan yang secara umum di lakukan oleh pengidap atau penderita kanker otak, di antaranya:
  1. Kemoterapi, cara ini di lakukan sebagai upaya untuk membunuh sel kanker otak yang berada di dalam otak dan sulit untuk di angkat.
  2. Pembedahan, hal ini di lakukan oleh petugas medis yang bertujuan untuk mengangkat tumor otak sebanyak mungkin tanpa merusak jaringan otak di sekitarnya.
  3. Radiosurgery berfungsi untuk membunuh sel kanker otak dengan dosis radiasi tingkat tinggi.
  4. Radioterapi.
  5. Mengkonsumsi obat anti mual, untuk menghilangkan mual yang disebabkan oleh tekanan yang sangat tinggi di dalam kerangka otak.
  6. Mengkonsumsi obat penurun atau pereda sakit kepala.
  7. Mencoba minum obat Kortikosteroid bermanfaat untuk mengurangi dan meringankan tekanan dan pembengkakan di dalam otak.

Penyebab Dan Obat Untuk Hemoptisis Atau Batuk Darah

Hemoptisis adalah satu kondisi kita atau seseorang mengalami batuk yang di ikuti atau disertai darah, atau yang biasa kita kenal dengan sebutan batuk darah. Hemoptisis dapat di timbulkan oleh berbagai kondisi. Apabila batuk darah di alami oleh para perokok dan orang-orang yang sudah lanjut usia, itu bisa jadi tanda atau gejala bahwa orang itu mungkin menderita penyakit yang berbahaya dan serius. Berbeda halnya dengan orang yang memiliki riwayat kesehatan yang baik dan anak muda maka kecil sekali kemungkinan orang itu mengidap penyakit yang serius dan berbahaya. Darah yang di hasilkan ketika mengalami batuk darah berasal dari batuk yang berkepanjangan dan adanya infeksi yang terjadi di paru-paru, warna darahnya pun beragam, seperti tekstur darah ada yang berbusa, merah terang, merah muda atau bahkan darah itu bercampur dengan lendir. Apabila warna darah itu seperti noda hitam dan berwarna gelap maka hal itu bisa jadi di sebabkan adanya gangguan pada saluran pernapasan seseorang.

Gejala Batuk Darah

Apabila seseorang atau keluarga anda menderita dan mengalami beberapa kejadian seperti di bawah ini, itu merupakan suatu kondisi atau pertanda yang cukup serius dan berbahaya serta membutuhkan perawatan medis yang tidak bisa di biarkan dan harus ditangani dengan secepatnya, berikut beberapa kondisi yang patut anda waspadai.
Baca juga Artikel Tentang Kesehatan 
Gejala Kanker Rahim Atau Kanker Serviks
  1. Mengeluarkan banyak darah ketika batuk.
  2. Lebih dari seminggu mengalami batuk darah.
  3. Batuknya sering terjadi.
  4. Kondisi ketika batuk disertai atau bercampur dengan kotoran atau urine.
  5. Dahak bercampur dengan darah ketika batuk.
  6. Menurunnya berat badan.
  7. Menurunnya nafsu makan.
  8. Nyeri dada ketika batuk.
  9. Pusing.
  10. Demam tinggi.
  11. Berkeringat di malam hari ketika mengalami batuk.

Penyebab Terjadinya Batuk Darah

Ada beberapa penyebab mengapa batuk darah bisa terjadi, di antaranya:
  1. Terjadinya infeksi di paru-paru.
  2. Menderita atau mengidap penyakit TBC.
  3. Terjadinya peradangan di paru-paru atau yang kita kenal dengan sebutan bronkitis.
  4. Adanya penggumpalan darah.
  5. Menderita kanker paru-paru. 
  6. Batuk yang berkepanjangan.
  7. Efek dari mengkonsumsi obat-obatan terlarang atau narkoba.
Baca juga 
Obat Kanker Serviks
Obat Kanker Paru Paru
Obat Kanker Payudara
Penyebab Kanker Serviks Atau Kanker Leher Rahim

Pengobatan Batuk Darah


Ada beberapa macam pengobatan yang bisa di coba apabila anda atau keluarga anda menderita batuk darah, antara lain:
  1. Stop kebiasaan merokok.
  2. Minum air putih secara teratur.
  3. Meminum madu asli.
  4. Kurangi olahraga dan aktifitas yang banyak mengeluarkan tenaga.
  5. Istirahat yang cukup.
  6. Kemoterapi.
  7. Operasi.
Baca juga Cara Mengobati Kanker Serviks Atau Kanker Rahim Stadium Awal Atau 1
Obat Herbal Untuk Kanker Serviks

Penyebab Depresi Dan Cara Mengobatinya

Depresi ialah kondisi ketika seseorang terkena gangguan kesehatan pada mentalnya selama dua atau tiga minggu atau lebih yang dapat mengakibatkan terpengaruhnya perasaan, pola pikir dan rutinitasnya sehari-hari. Apabila seseorang terkena depresi maka orang itu akan mempunyai perasaan yang tak menentu, seperti tidak bersemangat, tidak punya harapan, merasa sedih, menyalahkan dirinya sendiri dan tidak mempunyai rasa semangat yang tinggi seperti orang yang tidak mengalami depresi.

Penyebab Seseorang Bisa Mengalami Depresi

Depresi tidak disebabkan oleh adanya tekanan fisik, tapi dapat dipicu oleh beberapa hal yang berkaitan dengannya, seperti faktor psikologis penderita, genetik, biologis dan lingkungan sekitar penderita depresi. Jika ada di antara salah satu keluarga anda ada yang pernah mengalami depresi, maka ada kemungkinan anda juga bisa mengalaminya.

Di bawah ini adalah hal umum yang dapat menjadi pemicu seseorang mengalami depresi, antara lain:
  1. Trauma pada masa kecil.
  2. Sedih yang berkepanjangan.
  3. Pernah mengalami kejadian tragis.
  4. Ketergantungan terhadap alkohol.
  5. Ketergantungan terhadap narkoba.
  6. Masalah keuangan.
  7. Masalah keluarga.
  8. Hidup terisolasi secara sosial.
Jika seseorang mengidap penyakit kanker atau jantung koroner yang lama, maka hal ini dapat menjadi penyebab seseorang mengalami depresi, hal ini dikarenakan kelenjar tiroid yang berfungsi kurang normal dan adanya cedera kepala minor yang telah merusak kelenjar basal otak sehingga hal ini bisa menimbulkan beragam gejala, seperti kelelahan, turunnya semangat dan kehilangan libido atau gairah yang pada akhirnya seseorang bisa mengalami depresi. Depresi paling banyak di alami dan di rasakan oleh kaum wanita, orang sering menganggap bahwa depresi adalah sesuatu yang tidak berbahaya dan menganggap hal itu sebagai hal yang sepele atau kecil, tapi jika depresi itu sudah masuk ke tahap yang berbahaya maka bagi seseorang yang mengalami depresi mereka cenderung bisa melakukan tindakan bunuh diri.

Gejala Depresi


Di bawah ini adalah gejala depresi secara umum, karena tiap orang bisa mengalami gejala depresi yang berbeda-beda, berikut diantaranya:
  1. Tidak punya perasaan percaya terhadap diri sendiri.
  2. Sensitif kepada orang di sekitarnya.
  3. Sering atau mudah marah.
  4. Cemas yang berlebih.
  5. Sedih yang berkepanjangan.
  6. Sering atau mudah menangis .
  7. Merasa hidup tidak ada artinya.
  8. Merasa hidup selalu atau sangat bersalah.
  9. Mencoba mengakhiri hidupnya sendiri atau mencoba bunuh diri.
Di bawah ini adalah beberapa gejala fisik jika seseorang mengalami depresi
  1. Tanpa sebab yang jelas, pencernaan penderita depresi bisa terganggu.
  2. Sakit kepala.
  3. Dapat mempengaruhi berat badan.
  4. Sulit istirahat atau bahkan tidak sama sekali.
  5. Bisa menimbulkan kram.
  6. Terganngunya pola tidur penderita depresi.
  7. Lambannya dalam berbicara dan bergerak.
  8. Susah untuk diam.
Apabila beberapa gejala di atas di alami penderita depresi selama tiap hari selama satu atau dua minggu maka segera bawa ke dokter yang terdekat untuk di tangani secara serius.

Pengobatan Pada Penderita Depresi

Ada beberapa cara untuk mengobati orang yang mengalami depresi, tergantung dari penyebab dan jenis depresi, berikut beberapa cara pengobatan depresi jika anda atau salah satu keluarga anda mengalami depresi, antara lain:
  1. Berbagilah cerita seputar permasalahan atau perasaan yang mungkin sulit untuk anda pecahkan sendiri kepada teman atau keluarga anda.
  2. Bergabung dengan kelompok atau orang-orang yang menangani terapi depresi.
  3. Olahraga yang teratur bisa mencegah dan mengobati depresi
  4. Menghentikan kebiasaan merokok.
  5. Menghentikan kebiasaan meminum-minuman yang beralkohol.
  6. Minum obat anti depresi.

Tentang Pengertian Kanker Darah

                    
  

Kanker yang menyerang sel-sel darah putih di sebut leukimia atau kanker darah, sel darah putih ini di hasilkan oleh sumsum tulang belakang, sel darah putih berfungsi dan bermanfaat melindungi tubuh kita dari penyakit atau benda asing. Bagi pengidap kanker darah sumsum tulang belakang dalam memproduksi sel-sel darah putih bekerja secara tidak sempurna atau abnormal. Dalam hal ini berbeda dengan kondisi orang yang tidak mengidap kanker darah dimana dalam produksi sel-sel darah putih bekerja dengan normal dan sempurna. Jumlah sel-sel darah putih yang berlebihan dapat mengakibatkan adanya penumpukan di dalam sumsum tulang belakang dan bisa menyebar ke organ tubuh yang lainnya, seperti, paru-paru, ginjal, limfa, hati dan dapat menyebar ke otak.

Jenis-jenis Kanker Darah

Kalau di lihat dari kecepatan penyebaran dan perkembangannya, kanker darah dapat dikelompokkan ke dalam kelompok kanker darah kronis dan kanker darah akut.

1.Kanker Darah Kronis
Dalam jangka yang panjang dan secara perlahan-lahan kanker darah kronis berkembang. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait, gejalanya cenderung tidak bisa segera dirasakan segera, butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa mendiagnosis kanker ini.

2.Kanker Darah Akut

Dalam perkembangannya Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang tidak. Perkembangan dan perumbuhannya begitu cepat menyebar ke aliran darah manusia. Kekebalan tubuh serta kekurangan oksigen bisa menjadi dampak buruk dari kanker ini jika di biarkan begitu saja tanpa ada penanganan yang serius.
  
Gejala-gejala Kanker Darah

Ada banyak ragam gejala kanker darah, setiap penderita bisa mengalami adanya indikasi yang berbeda, tergantung dari jenis kanker darah yang diidap atau di derita dan ada pula kanker darah yang sulit untuk di di identifikasi atau di kenali, seperti mirip dengan orang yang terkena flu. Tapi di bawah ini adalah gejala umum yang sering di rasakan oleh kebanyakan penderita kanker darah, antara lain:
  1. Sakit kepala.
  2. Sering mimisan atau memar.
  3. Keringat yang berlebih.
  4. Demam.
  5. Lemas.
  6. Sering lelah.
  7. Berat badan yang menurun.
  8. Munculnya bintik merah di kulit.
  9. Muntah.
  10. Nyeri di tulang sendi.
  11. Tubuh menggigil.

    Apabila anda atau salah satu anggota keluarga anda mengalami gejala seperti di atas, lebih baik segera periksa ke dokter terdekat, terlebih gejalanya tidak kunjung membaik dan sering kambuh.

    Penyebab Kanker Darah

    1. Merokok.
    2. Faktor keturunan.
    3. Faktor lingkungan.
    4. Berat badan yang tak ideal.
    5. Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya.
    6. Radioterapi.
    7. Kemoterapi.

      Pengobatan Kanker Darah

       

      Pengobatan kanker darah harus di lihat dari stadium kanker darah yang di derita, kondisi kesehatan serta usia pasien.
      Di bawah ini adalah cara pengobatan yang paling umum untuk menangani penyakit kanker darah, diantaranya: 
      1. Terapi biologis.
      2. Radioterapi.
      3. Kemoterapi.
      4. Terapi terfokus.
      5. Stem cell atau transplantasi sel induk. 

        Cara Pengobatan Penyakit Asma Yang Harus Kita Ketahui

                                                                                 
        Asma ialah penyakit jangka panjang atau kronis yang menyerang saluran pernapasan manusia yang ditandai dengan penyempitan saluran pernapasan dan peradangan yang bisa mengakibatkan sulit bernapas dan terasa sesak. Peradangan dan penyempitan pada saluran pernapasan dapat menimbulkan sesak atau sulit bernapasnya seseorang. 

        Penyebab Utama Penyakit Asma

         

        Orang yang mengidap asma, mempunyai saluran pernapasan yang lebih sensitif, sehingga kemungkinan terserang penyakit ini lebih besar. Berikut beberapa penyebab secara umum yang bisa menimbulkan penyakit asma, antara lain:
        1. Asap rokok.
        2. Bulu binatang.
        3. Infeksi virus.
        4. Terkena zat kimia.
        5. Debu.
        6. Udara dingin.
        Beberapa hal umum yang dapat memicu kemunculan penyakit asma ini, di antaranya adalah:
        1. Faktor kondisi cuaca, seperti: cuaca panas, cuaca dingin, cuaca lembab dan perubahan cuaca secara drastis.
        2. Terkena paparan zat di udara, contoh asap rokok, asap kimia dan polusi udara.
        3. Kondisi ruangan yang berdebu, berjemur dan lembab.
        4. Emosi yang tidak terkontrol.
        5. Stres.
        6. Alergi terhadap minuman dan makanan.
        7. Mengonsumsi obat obatan tertentu.

        Gejala asma

         

        Ada beberapa gejala asma yang dirasakan oleh penderitanya, mulai dari gejala yang ringan sampai gejala yang sudah termasuk kedalam tahap yang membahayakan atau parah.

        Gejala asma ringan, meliputi:
        • Dada terasa sesak.
        • Batuk -batuk.
        • Sulit bernapas.
        • Mengi .

        Gejala asma parah, meliputi:
        1. Pusing.
        2. Lelah.
        3. Mengantuk.
        4. Sulit bernapas.
        5. Mengi.
        6. Jari-jari dan bibir telihat berwarna biru.
        7. Sulit bicara.
        8. Sulit tidur.
        9. Sulit makan.
        10. Batuk.
        11. Denyut jantung yang terus meningkat.

        Pengobatan penyakit asma bisa di lakukan dengan berbagai cara, antara lain: 

        1. Menggunakan alat inhaler.
        2. Obat pereda asma.
        3. Akupuntur.
        4. Terapi Ionisasi.
        5. Homeopati.
        6. Chiroraptic.
        7. Terapi suplemen oral.

        Cara Mengobati Penyakit Kanker Dengan Berpuasa

        Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan apabila kita seorang muslim melakukan ibadah dan kewajiban yang ada dalam salah satu agama yang ter...